Rabu, 03 April 2013

Indahnya Saling Menolong Oleh AISY_CNR



Dikebun binatang Pelangi Ceria, hiduplah sekumpulanbinatang. Ketika itu, tampaklah seekor burung yang sedang asyik beterbangan kesana kemari. Karena semakin asyiknya terbang menghinggapi ranting-ranting pohon satu ke pohon yang lain. Eh…tiba-tiba Si Burung. Liyang…liyung…..klepek klepek klepek…..
“ahhh…..tolong…tolooooonnnggg…..BRUKK!”
Seekor kelinci terkejut, “Astaghfirullohal’adzim…suara apa itu?? Sepertinya ada yang meminta tolong, coba aku lihat ah….”
Tak hanya kelinci saja, kupu-kupu pun yang asyik terbang mencari suara itu. Sambil terbang kupu-kupu itu pun berkata, “wah….suara apa itu? Siapa yang meminta tolong?”
Hewan-hewan yang lain pun mendekati Si Burung yang terjatuh.
“kamu kenapa burung?”, Tanya Si bebek
Jawab burung, “ Sayapku terluka, akutak bisa bangun dan terbang lagi….Tolong bantu aku ya bebek…”
“Sebentar ya Burung, aku mencari bantuan kepada yang lainnya.”
Bebek pun pergi mencari bantuan kepada yang lainnya.
Tiba-tiba setelah perginya bebek, Semut dan Kepik pun datang.
“Hai burung…kamu kenapa? Kamu sayapny terluka yah….maafkan kami ya Burung…Badan kami kecil sehingga tidak dapat membantu kamu….” Tanya mereka sambil melihat-lihat luka Si Burung.
Jawab Si Burung, “Iya…teman, terima kasih. Kalian sudah mempedulikan aku.”
Lebahpun tak ketinggalan, terbang sambil mengatakan, “Aku juga, ya Burung, maafkan aku ya…aku tidak bisa membantumu.aku hanya bisa memberikan maduku sebagai obat untukmu.”
Kemudian bebek pun datang bersama-sama kelinci dan kupu-kupu.
“Hai burung…bagaimana keadaanmu?”, Tanya kelinci
“Yah…seperti inilah aku. Aku belum bisa terbang,” jawab burung dengan nada memelas sambil merasakan sakit d sayapnya.
Kupu-kupu pun bergegas mengkomandoni teman-teman yang lain,”Ayo, teman-teman bantu Si burung, agar Si burung bisa terbang lagi…”
Bebek dan kelinci pun tak kalah menyemangati Si burung sambil mencoba membangunkan Si burung, “Ayo….semangattt….coba bangun burung….”
Lalu, kupu-kupu dan lebahpun tak kalah membantu mengobati sayap Si Burung dengan membalut luka sayapnya.
Sambil dipapah oleh kelinci, Si burung berkata,” terima kasih ya,teman-teman telah membantuku. Aku akan mencoba terbang dulu ya teman-teman….”
“aaarrrrggghhh….sayapku masih lemah teman-teman…”,keluh SI Burung
Teman-temanpun tak berputus asa untuk menyemangati Si Burung,”Ayo, burung….Semangattttt!!!”
Keluh Si Burung, “ Ahhhh….aku gak bisa….”
“Ayo…sedikit lagi…!” seru teman-temannya
“Iya…teman-teman…uhh…uhhh…uhh…aku akan berusaha teman-teman…aku pasti bisa…. Ah ah ah ah..PAK PAK PAK…AH…Aku bisa teman-teman…”, kata Si burung
Akhirnya Burung pun bisa terbang lagi.
Burung pun berterima kasih kepada teman-temannya,“Alhamdulillah…aku bisa terbang lagi teman-teman. Terima kasihya… Semoga Allah yang akan membalas kebaikan kalian semua, ya…!”
Jawab Kepik dan Semut, “Segala sesuatu yang dikerjakan bersama-sama akan mudah, dan juga saling tolong-menolong itu sangat dianjurkan oleh Alloh lho, teman-teman…”
*to be continue xixixi

Aku Suka Jamu Lho....



Hai teman-teman….Ada yang pernah Minum Jamu? Jamu itu Enak loh….rasa jamu itu tidak hanya pahit.Tetapi, jamu itu ada yang rasanya manis juga loh…Salah satunya adalah jamu beras kencur dan Kunyit asam. Jadi, teman-teman jangan takut tidak suka jamu ya.
Oh iya,teman-teman…Kemarin, hari sabtu tanggal 16  februari 2013 di kampus pelangi ceria atau Tk Al irsyad 02 Cilacap, teman-teman kita  pada minum jamu loh. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Puncak Tema Kebutuhanku. Yang bertujuan memperkenalkan Jamu sebagai salah satu kebutuhan dalam kehidupan dan juga memberitahukan kepada anak bagaimana cara membuat jamu serta membuktikan kepada anak bahwa jamu tidak selalu rasanya pahit.
Acara kegiatan tersebut berlangsung dengan baik dan lancar, bahkan anak-anak pun sangat antusisa menyaksikan prosesi pembuatan jamu yang dilakukan oleh Ibu Mulyono. Ketika itu, Ibu Mulyono memprakttikkan membuat jamu beras kencur dan kunyit asam. Jamu beras kencur terbuat dari beras yang ditumbuk dan dihaluskan bersama kencur, kemudian diberi air dan direbus hingga mendidih. Dan tak lupa juga diberi gula sedikit supaya terdapat rasa manisnya.Jelas Ibu Mulyono ketika mempraktikkan membuat jamu beras kencur. Seselesainya mempraktikkan membuat jamu. Kemudian teman-teman dibagikan jamu beras kencur dengan ukuran secangkir oleh ustazah-ustazah kampus pelangi ceria. Teman-temanpun dengan senang hati menerima dan meminum jamunya. Bahkan Kak Atha selaku murid Kelompok Bintang pun berkata,” Wah….enak jamunya yah…mau lagi, Ustazah…” hehehe…begitupun diikuti oleh anak-anak yang lainnya. Sampai-sampai ada beberapa anak yang tidak mendapatkan tambahan bagiannya, dikarenakan stok jamu dari Ibu Mulyono sudah habis.

Wah…Jamu itu enak yah teman-teman….Jamu itu juga menyehatkan dan menguatkan daya tahan tubuh kita loh,….Jadi, yukkk…kita belajar untuk menyukai minum jamu seperti teman-teman di Kampus Pelangi Ceria ^^

Kisah Semut Dan Kepompong

Dikisahkan ada sebuah hutan yang sangat lebat, tinggallah disana bermacam-macam hewan, mulai dari semut, gajah, harimau, badak, burung dan sebagainya. Pada suatu hari datanglah badai yang sangat dahsyat. Badai itu datang seketika sehingga membuat panik seluruh hewan penghuni hutan itu. Semua hewan panik dan berlari ketakutan menghindari badai yang datang tersebut.

Keesokan harinya, matahari muncul dengan sangat hangatnya dan kicauan burung terdengar dengan merdunya, namun apa yang terjadi? banyak pohon di hutan tersebut tumbang berserakan sehingga membuat hutan tersebut menjadi hutan yang berantakan.

Seekor Kepompong sedang menangis dan bersedih akan apa yang telah terjadi di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu..huu...betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada tempat satupun yang aman untuk berlindung..huhu.." sedih sang Kepompong meratapi keadaan.

Dari balik tanah, muncullah seekor semut yang dengan sombongnya berkata "Hai kepompong, lihatlah aku, aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada diatas tanah, lihat tubuhmu, kau hanya menempel di pohon yang tumbang dan tidak bisa berlindung dari badai" kata sang Semut dengan sombongnya.

Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan tersebut, sampai pada suatu hari si Semut berjalan diatas lumpur hidup. Si Semut tidak tahu kalau ia berjalan diatas lumpur hidup yang bisa menelan dan menariknya kedalam lumpur tersebut.

"Tolong...tolong....aku terjebak di lumpur hidup..tolong", teriak si semut. Lalu terdengar suara dari atas, "Kayaknya kamu lagi sedang kesulitan ya, semut?" si Semut menengok ke atas mencari sumber suara tadi, ternyata suara tadi berasal dari seekor kupu-kupu yang sedang terbang diatas lumpur hidup tadi.

"Siapa kau?" tanya si Semut galau. "Aku adalah kepompong yang waktu itu kau hina" jawab si Kupu-kupu. Semut merasa malu sekali dan meminta bantuan si Kupu-kupu untuk menolong dia dari lumpur yang menghisapnya. "Tolong aku kupu-kupu, aku minta maaf waktu itu aku sangat sombong sekali bisa bertahan dari badai cuma hanya karena aku berlindung dibawah tanah". Si kupu-kupu akhirnya menolong si Semut dan semutpun selamat serta berjanji ia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di hutan tersebut.

Nah, hikmah yang bisa kita tarik dari dongeng diatas adalah, kita harus menyayangi dan menghormati semua makhluk ciptaan Tuhan. Intinya semua ciptaan Tuhan harus kita kasihi dan tidak boleh kita menghina makhluk yang lain. Oke sampai disini dulu dongeng anak indonesia, sampai berjumpa di dongeng anak indonesia berikutnya. Salam :)

Tips Menjaga Kesehatan Anak Anda

Tips Menjaga kesehatan anak - Anak yang sehat jasmani rohani tentunya menjadi perhatian khusus bagi para ibu yang sangat mencitai anak-anaknya, terlebih saat musim penyakit datang yang umumnya disertai dengan berkembangnya berbagai penyakit berbahaya pada anak yang bisa membahayakan. Saat pergantian musim terjadi, tubuh si anak akan beradaptasi lebih sulit menghadapi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Udara yang semula panas-kering, tiba-tiba menjadi dingin-lembap. Kondisi yang seperti ini bisa saja menimbulkan berbagai hal buruk pada si kecil, juga membuat tubuh dan kesehatan anak mudah terserang penyakit.

Terlebih lagi, serangan dari debu dan kotoran yang masih tersisa di kawasan tersebut dengan mudah diterbangkan angin ke kawasan lain, dan menjadi vektor (pembawa) penyakit pada anak. Lebih khusus dan terutama pada anak usia balita, termasuk yang rentan penyakit di musim pancaroba. Dan ini tidak boleh dibiarkan, karna kkalau ibiarkan, bukan tidak mungkin berkembang menjadi gangguan kesehatan yang merugikan.

Berbagai Penyakit yang menggangu kesehatan anak

1.Menjaga Kesehatan Anak Anda dari penyakit Demam
Demam adalah salah satu gangguan kesehatan yang kerap diderita anak di musim pancaroba. Ini bisa jadi lantaran baru di musim pancaroba inilah anak-anak digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-besaran. Demam bukan penyakit. Melainkan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius.

2.Menjaga Kesehatan Anak Anda Saluran Pernafasan
Salah satu penyakit anak di musim pancaroba yang didahului demam adalah penyakit pada sistem pernapasan. Demam yang merupakan gejala penyakit sistem pernafasan biasanya ringan sampai sedang (37,4 – 39,4 derajat Celsius).

Tapi pada beberapa kasus influensa pada anak, demam bisa mencapai 39,9 derajat Celsius. Gejala awal penyakit saluran pernapasan bisa berupa batuk, yang kadang disertai sesak napas. Bisa juga berupa batuk yang disertai pilek, bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh. Bisa juga muncul gejala khusus, yaitu pernapasan yang tidak normal.

Berdasarkan lokasi yang diserang, penyakit anak jenis ini dibedakan menjadi dua:
  • Penyakit saluran pernapasan bagian atas. Umumnya gejala penyakit saluran napas bagian atas lebih ringan, misalnya batuk-pilek. Hanya saja pada kasus tertentu bisa muncul gejala yang serius, misalnya demam yang agak tinggi (pada radang tenggorok) dan toksemia atau keracunan (pada difteri).
  • Penyakit saluran pernapasan bagian bawah. Gangguan di bagian ini bisa memunculkan bronkopneumonia, yaitu radang paru-paru yang berasal dari cabang-cabang tenggorokan yang mengalami infeksi, dan bronkioetitis, yaitu infeksi serius pada cabang terakhir saluran napas yang berdekatan dengan jaringan paru-paru.
3.Menjaga Kesehatan Anak Anda dari penyakit Saluran Cerna
Di peralihan musim kemarau ke musim hujan, kasus penyakit ini menjadi tinggi lantaran banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan dari luar rumah. Mengingat pola makan anak yang cenderung semaunya, kemungkinan terjadinya penyakit ini menjadi sangat besar.

Penyakit saluran cerna biasanya didahului keluhan mencret, mual dan muntah. Gejala muntah dan mencret biasanya disertai demam, sakit kepala dan mulas-mulas. Tinja anak mungkin tampak berlendir dan bahkan berdarah (jika penyebabnya bukan infeksi, gejala muntah dan mencret jarang disertai mulas dan tinjanya pun tanpa lendir dan darah).

Agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan, pertolongan pertama biasanya diprioritaskan untuk menghentikan muntah dan mencret. Dan setelah diberi penanganan, dalam 3 hari umumnya keluhan berkurang. Jika tidak, anak perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius.

Pencegahan dan Pengobatan | Tips  Kesehatan Anak

Menjaga asupan makanan anak. Nutrisi yang cukup, sesuai dengan usia, berat badan dan aktivitas anak anda akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit

Melengkapinya dengan multivitamin. Suplemen ini mengandung beragam vitamin esensial (yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh). Bila diberikan secara tepat – komposisi dan dosisnya disesuaikan dengan kebutuhan anak – multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba.

Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut anak adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, bujuklah anak untuk tidak jajan sembarangan.
Demikianlah beberapa Tips Menjaga Kesehatan Anak Anda, dan semoga bermanfaat !
sumber : Pakar kesehatan

Selasa, 02 April 2013

Membentuk Pribadi Anak yang Disiplin

Kali ini saya akan memberikan tips atau cara melatih dan mengajarkan disiplin kepada anak. Menanamkan disiplin kepada anak adalah bukan persoalan gampang. Sebagaian orang tua lebih memilih dengan kekerasan, baik verbal maupun fisik dalam menanamkan kedisiplinan kepada anak. Padahal, menurut penelitian, memukul atau cara kekerasan bukanlah cara yang tepat untuk dijadikan pilihan dalam mengajarkan kedisiplinan pada anak. Menurut Canadian Medical Association Journal, mengajarkan disiplin dengan cara memberikan hukuman fisik, hanya akan membuat trauma mendalam pada diri anak.


Kekerasan yang dialami anak dalam pola pendidikan dan menanamkan disiplin pada anak, akan menyebabkan anak tumbuh menjadi sosok yang negatif dan agresif sama seperti yang telah dicontohkan oleh kedua orang tuanya. Ibarat pepatah jawa, "kacang ora ninggal lanjarane".

Kemudian pertanyaannya adalah, bagaimana cara yang tepat bagi orang tua untuk mengajarkan disiplin kepada anak-anak mereka? Dan bagaimana Tips Mudah Mengajarkan Disiplin Kepada Anak ?

Cara asuh yang benar adalah dengan melakukan pendekatan positif, yaitu dengan menetapkan batas-batas diskusi, mencoba bernegosiasi, dan memberikan pemahaman.

Dan jangan dilupakan kalau orang tua juga harus tetap konsisten dengan aturan- aturan yang telah dibuat dan disepakati bersama. Untuk mengajarkan disiplin, orang tua dapat memulai dengan cara melibatkan anak pada kegiatan rumah tangga yang biasa dilakukan oleh orang tua. Misalnya membersihkan rumah, menyapu, mengepel, meskipun disesuaikan dengan kemampuan anak. Cara ini dinilai paling efektif.

Berikut ini adalah sedikit uraian akan hal-hal yang dapat dilakukan oleh orang tua terkait dengan tips mudah dalam upaya mengajarkan anak tentang disiplin sebagaimana diuraikan oleh vivanews.com.

  1. Lakukan pekerjaan rumah bersama, dimulai dengan tugas yang ringan. Jangan lupa untuk memberikan pengarahan dan konsekuensi pada setiap pekerjaan rumah yang dilakukan. Dengan cara ini, anak tidak hanya mengerti, tapi  aturan ini akan terus membekas pada kehidupan selanjutnya, dengan sendirinya kedisiplinan anak pun terbentuk.
    - Tugas Anda adalah memantau secara konsisten. Hukuman harus tetap diberlakukan jika aturan tersebut dilanggar. Berikan juga penjelasan mengapa Anda harus menghukumnya
  2. Mendefinisikan aturan juga hal yang penting. Contohnya, Anda ingin anak Anda membersihkan kamar mereka, Anda harus secara jelas menjelaskan apa itu arti bersih dan apa akibat jika mereka tidak menjaga kebersihan. Mungkin tampak sepele, tapi anak- anak membutuhkan alasan dan penjelasan detil pada setiap tugas harus dikerjakan
  3. Untuk membentuk anak menjadi pribadi yang disiplin, orang tua harus bersatu dan menjalin kesepakatan dengan anak. Seperti, membahas masalah dan memutuskan aturan bersama sebelum menyampaikannya agar anak tidak bingung dengan aturan yang dibuat. Biasanya jika anak tidak mendapatkan kelonggaran dari sang ayah, ia akan beralih pada ibunya untuk mendapatkan dispensasi
  4. Berikan contoh yang baik di depan anak. Bagaimana pun juga figur orang tua adalah contoh terdekat, mereka pun akan meniru perilaku Anda. Jadi, jangan ragu untuk membuat aturan-aturan tegas di rumah.

Tak hanya membangun sosok yang disiplin, kebahagiaan dan sikap positif anak pun akan terjamin.

Selasa, 29 Januari 2013

Kegiatan Gebyar Anak Usia Dini With Kampus Pelangi Ceria, Sabtu, 28 Januari 2013














Kepala KB & TK AL IRSYAD 02 Cilacap sedang memberi sambutan

Para Tamu Undangan













MC Us Fatma dan Us Ceskha

                                                                Lomba Senam













Juri Lomba Senam
Pemenang Lomba Senam
 Action para ustazah kampus pelangi ceria

Gebyar Anak Usia Dini with Kampus Pelangi Ceria

Sabtu, 28 Januari 2013 lagi lagi kampus pelangi ceria mengadakan gebyar kali keduanya. tahun kedua ini, acara gebyar semakin ramai, bahkan pesertanya pun semakin membludak hingga 250 an dari berbagai PAUD Se-EksKotip Cilacap. Wahhh...luar biasa sekali ya teman-teman.
Gebyar Ceria Anak Usia Dini pada tahun 2013 ini meliputi kegiatan lomba fashion show, senam irama ceria 2 dan estafet memindahkan bola.